Tewas Tergencet Bodi Truk

img PILANGKENCENG – Mochammad Sahlan, 44, warga Desa Ngepeh Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun merenggang nyawa, kemarin (15/11). Itu setelah, truk tangki yang dikendarainya menumbur rumah pengepul rosok di tepian jalur Surabaya-Ngawi sekitar pukul 04.00 WIB. Dalam kecelakaan di Desa Ngepeh, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun itu, tubuh korban tergencet ruang kemudi truk nomor L 8040 WG yang ringsek.
Pemilik rumah pengepul rongsok, Fakis Ismail, 40, mengaku spontan keluar rumah begitu mendengar suara tubrukan keras. Saat dicek, sumber suara itu ternyata berasal dari sebuah truk tangki. Usai menabrak truk lain yang kebetulan sedang terparkir di pinggir jalan. ‘’Sesaat setelah kejadian, truk yang ditabrak langsung pergi,’’ terangnya.
Dia bersama warga pun lantas menghampiri sopir truk tangki yang masih berada di balik kemudi. Sopir itu pun ternyata terjepit diantara kursi dan stir. Para warga pun berinisiatif untuk mengeluarkan sopir dari balik kemudi. ‘’Ia kemudian dilarikan ke RSUD Caruban,’’ jelasnya.
Kasatlantas Polres Madiun AKP Inggal Widya Perdana mengatakan, truk tangki berisi tetes tebu yang melaju dari arah timur itu diduga dikemudikan sopir yang sedang mengantuk. Sehingga, sopir tak bisa mengendalikan laju stir dan terbanting ke sisi kiri. ‘’Berdasarkan informasi yang kami terima, sebelum menabrak rumah pengepul rongsok, truk itu memang menabrak truk yang terparkir,’’ jelasnya.
Namun, dari olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas tidak mendapati serpihan bodi truk lain di sekitar truk korban tersebut. Sehingga, petugas kepolisian masih perlu melakukan penyelidikan guna memperdalam kasus kecelakaan tersebut. Selama olah TKP, petugas juga tidak mendapati goresan aspal bekas rem. ‘’Korban meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit oleh warga,’’ ungkapnya.
Pasca kejadian, arus lalu lintas sempat tersendat lantaran proses evakuasi berlangsung saat jam sibuk. Truk tangki berwarna hitam itu pun diderek dan dibawa ke Pos Polisi 902 Lemahbang Saradan. ‘’Jangan paksakan menyetir saat mengantuk. Karena bisa mencelakai diri sendiri dan pengendara lain. Jadi lebih baik menepi dan istirahat,’’ imbaunya.