Pencarian Nihil, Ada Kemungkinan Rafi Diculik ?

img MAGETAN – Pencarian Rafi Atala Yordan Namora hingga hari keempat masih nihil. Tim gabungan BPBD Kabupaten Magetan dan Basarnas Trenggalek belum menemukan tubuh bocah sembilan tahun itu. Rencananya, proses pencarian Rafi bakal dihentikan setelah hari ketujuh penyisiran yang dilakukan anggota tim gabungan. ‘’Sesuai prosedur, jika sampai tujuh hari korban belum ditemukan, pencarian kami dihentikan, ‘’ tutur Dyan Susetyo Wibowo, perwakilan tim Basarnas Trenggalek, kemarin (4/10).
Tim sudah berupaya keras menemukan jasad putra pertama pasangan Jumangin-Lilis Kurniawati. Bukan hanya sungai, penyusuran sudah dilakukan ke sejumlah dam yang memungkinkan dilalui arus air dari tempat tinggal Rafi. Anggota tim pilih potong kompas menyisir Dam Gondang, Desa Kerik, Kecamatan Takeran. ‘’ Karena sudah dua kali mengalami banjir bandang di aliran sungai tersebut, makanya kami periksa dari hilirnya. Tapi belum ditemukan juga,’’ tuturnya.
Selain melakukan pencarian, pihak BPBD Kabupaten Magetan meminta agar petugas kepolisian kembali melakukan pendekatan terhadap keluarga korban. Maklum saja, dalam kasus tersebut tak ada yang tahu persis kejadian korban hanyut terbawa arus sungai. ‘’Segala kemungkinan bisa, mungkin ada keluarga yang punya masalah dengan orang lain hingga terjadi penculikan atau lainnya. Kami kan tidak tahu, ‘’ imbuh Ferry Yoga Saputra, staf BPBD Kabupaten magetan.