Dari
informasi yang dihimpun wartawan koran ini, peristiwa pohon tumbang ini
bermula saat hujan yang menguyur Desa Bandar dan sekitarnya. Hujan
disertai angin kencang ini membuat pohon jenis Sono yang berada di
pinggir Jalan Raya Magetan-Maospati tumbang. ‘’Pohon tumbang sekitar
pukul 13.30. Setengah jam setelah mulai hujan,’’ ungkap Anjar Kurniawan,
Staf Kedaruratan Logistik BPBDMagetan.
Beruntung
tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat pohon tumbang,
kebetulan tak ada pengendara yang melintas. Meski demikian, pohon yang
melintang di tengah jalan ini membuat jalur utama menuju Maospati dan
Kota Magetan ini terganggu. Batang pohon berukuran satu pelukan orang
dewasa tersebut menutup akses jalan. ‘’Arus lalu lintas dialihkan
melalui samping jalan. Kebetulan kejadian di samping jalan masuk KPR
Bandar,’’ jelasnya.
Butuh
waktu hingga 30 menit bagi petugas BPBD dibantu kepolisian untuk
mengevakuasi pohon ini. Petugas harus memotong pohon menjadi beberapa
bagian sebelum diangkut dari badan jalan. Proses evakuasi ini pun
membuat penumpukan kendaraan dari arah Maospati maupun sebaliknya.
‘’Agar tidak terlalu menganggu pengguna jalan, polisi sigap membantu
mengatur jalannya arus lalu lintas,’’ paparnya.
Pihak
BPBD belum tahu pasti penyebab pohon tumbang tersebut. Dari keterangan
warga sekitar, diperkirakan usia pohon sudah tua dan diperparah dengan
terpaan angin kencang. ‘’Saking derasnya hujan dan kencangnya angin,
batang pohon yang tak kuat menahan akhirnya patah. Mungkin juga sudah
mulai lapuk,’’ ungkapnya.