Jakarta - Desi Wulan Dari (19) dinyatakan pihak kepolisian jatuh tanpa didorong oleh orang lain dari ketinggian lantai 9 Tower Akasia, Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Soalnya, tak ada orang lain di unit apartemen tempat Desi berada sebelum jatuh ke bawah.
"Dia loncat sendiri, karena di dalam unit itu dia sendirian," kata Kepala Kepolisian Sektor Pancoran, Kombes Pol Aswin, di kantornya, Jl Buncit Raya 124, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (18/11/2016).
Aswin menjelaskan dalam jumpa pers terkait peristiwa jatuhnya Desi dari Apartemen Kalibata City yang terjadi pada Rabu (16/11) lalu itu. Keterangan Aswin berdasarkan bukti-bukti dan keterangan sembilan orang saksi, terdiri dari dua orang satpam berinisial M dan W, tiga tetangga berinisial T, J, dan M, ibu Desi, ayah Desi dan teman sekamar Desi berinisial S dan R.
"Hasil olah TKP sementara, korban berada di unit sendirian saat itu," kata Aswin.
Memang, sebelumnya ada orang di unit apartemen tempat Desi berada. Orang itu adalah teman sekamar Desi berinisial S. Namun S sudah keluar kamar sesaat sebelum Desi jatuh keluar apartemen.
"Saat korban jatuh, dia terlihat masih hidup. Namun ketika dibawa ke rumah sakit, dia sudah meninggal," kata Aswin.
Sebagaimana diberitakan, Desi sempat dilarikan ke Rumah Sakit Tria Dipa, Jalan Raya Pasar Mingu, Jakarta Selatan, dan meninggal dunia di Unit Gawat Darurat. Kemudian selang beberapa jam, jenazah Desi dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat untuk divisum.
"Akan dilakukan rekonstruksi," kata Aswin.
